fbpx

SHOPPING CART

close

Rumoh Umat dan Ormas Islam Doakan Muslim India Serta Suriah

Sejumlah organisasi masyarakat (ormas) Islam di Aceh menggelar aksi solidaritas terhadap umat muslim India dan Suriah yang saat ini sedang menghadapi gejolak. Aksi itu dilakukan dengan cara berzikir dan doa bersama yang pimpin Ustaz H Jamhuri Ramly MA di Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, Senin (2/3/2020).

Aksi solidaritas yang digagas oleh Rumoh Umat Indonesia (RUI) dan Majelis Zikir Zawiyah Nurun Nabi itu diikuti beberapa ormas dan lembaga, seperti Aksi Cepat Tanggap (ACT) Aceh, Gerakan Pemuda Islam (GPI) Banda Aceh, Gerakan Suara Rakyat Aceh (GSRA), Rabithah Thaliban Aceh (RTA), Ikatan Pemuda Aceh Utara (IPAU).

Selanjutnya, Ikatan Keluarga Anti Narkoba (Ikan) Aceh, Front Pembela Islam (FPI) Banda Aceh, Ikatan Sarjana Alumni Dayah Aceh (ISAD), dan Komite Peralihan Aceh (KPA) Pusat, serta dua anggota DPRA, Tarmizi (Partai Aceh) dan Muslim Syamsuddin (Partai SIRA).

Setelah melaksanakan zikir dan doa bersama, jamaah melaksanakan shalat gaib untuk umat minoritas muslim di India yang menjadi korban kerusuhan konflik agama dan untuk umat muslim Suriah yang menjadi korban perang.

Untuk diketahui, umat minoritas muslim di India terlibat bentrokan dengan penganut Hindu yang menolak Undang-Undang Kewarganegaraan Anti-Muslim yang dikeluarkan Pemerintahan India di bawah Perdana Menteri Narendra Modi. Sekitar 34 jiwa meninggal dunia dan ratusan luka-luka. Sekitar jutaan umat muslim India terancam kehilangan nyawa dan harta. Kondisi yang tidak kalah memprihatinkan juga terjadi di Suriah. Berdasarkan Lembaga Pemantau Hak Asasi Manusia di Suriah (SOHR), sudah 360.000 orang lebih warga sipil meninggal akibat perang selama 7 tahun.

Seusai acara zikir, shalat gaib, dan doa bersama, salah satu perwakilan ormas, Mustafa Husen Woyla mengatakan, di negara-negara minoritas penganut Islam, umat muslim selalu menjadi sasaran kekerasan. Dengan aksi ini, ia berharap masyarakat dunia bisa melihat bahwa masyarakat Aceh masih peduli dengan sesama muslim.

Dalam kegiatan itu, sejumlah ormas juga menyampaikan pernyataan sikap yang pada intinya mendesak dunia Islam membela umat muslim di India dan Suriah yang sedang mengalami penindasan dan kekerasan. Termasuk terhadap umat muslim di negara lain seperti muslim Uighur di Xinjiang, Cina dan muslim Rohingya di Arakan, Myanmar.

“Mereka semua merasakan rasa pedih akibat kezaliman yang dilakukan pemerintahan mereka sendiri,” kata Syahrul Maulidi, Ketua Ikan Aceh yang mewakili ormas lain saat membacakan pernyataan sikap.

Selain itu, pihaknya meminta Pemerintah Aceh dan pemerintah pusat untuk memutuskan hubungan kerja sama dengan pemerintahan India sampai mereka menghentikan kekejamannnya kepada muslim India. “Kami juga mendesak para elit dan politisi asal Aceh di parlemen untuk mendesak pemerintah pusat agar mengecam penindasan India terhadap umat Islam dan mendesak pemerintah pusat untuk mengusir duta besar India sampai mereka menghentikan kekejamannnya kepada muslim India,” tegas Syahrul.

Selain itu, para ormas Islam juga mendesak pemerintah pusat untuk meminta dunia Islam agar membantu muslim Suriah yang lari dari kekejaman perang. “Hari ini mereka terlunta-lunta dimana. Seharusnya dunia Islam bersatu membela saudaranya,” tukas Syahrul.

Terakhir, Syahrul menyampaikan permintaan kepada masyarakat Aceh dan umat Islam di Indonesia untuk mendoakan muslim India, Suriah dan muslim lainnya yang terzalimi di berbagai belahan dunia.  “Mari gunakan masjid-masjid dan meunasah-meunasah untuk membaca qunut nazilah agar Allah SWT menghancurkan semua pihak yang menzalimi umat Islam di berbagai belahan dunia sampai mereka sadar dan menghentikan kekejamannya,” pungkasnya.(mas)

Tags:

You May also Like

No result data

0 thoughts on “Rumoh Umat dan Ormas Islam Doakan Muslim India Serta Suriah

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published.